Selasa, 28 Oktober 2008
UJI COBA LELE DENGAN SUPRA Alam Lestari MENGAGUMKAN
• Mencoba pupuk SUPRA Alam Lestari mulai Juni 2000 dari . Ny. Djoko Hadi Santoso (Ibu dari Nn. Dian Retno WN, StockistAB 31)• Saya mencoba pada ikan lele dumbo dengan SUPRA Alam Lestari pada bak ukuran 3,5 m x 1,5 m dengan jumlah 850 ekor, usia ikan lele pada saat itu 1,5 bulan.• Adapun cara penggunaan SUPRA Alam Lestari pada ikan lele : O Pupuk SUPRA Alam Lestari dengan dosis 20 cc/ 5 liter air dicampur, kemudian disemprotkan pada pellet ikan (makanan ikan). Setelah itu dibiarkan/dlangin-anginkan dulu selama beberapa saat.• Pelet ikan kemudian diberikan pada lele yang ada di bak/kolam (setiap hari 1 kali)Pada umur 2 bulan 20 hari ikan lele baru dipanen.• Saya sungguh merasa kagum, karena baru pertama kali ini melihat lele besar-besar dan bobotnya lebih berat dari panen-panen yang terdahulu.• Untuk lkg jumlahnya rata-rata 67 ekor.(sewaktu penen terdahulu 8-10ekor/kg)• Pada periode selanjutnya SUPRA Alam Lestari saya gunakan untuk 2000 ekor bibit lele.• Cara penggunaan SUPRA Alam Lestari dari awal sampai panen • Tuanakan 100 cc 120 cc SUPRA (maksimal 200 cc) dengan ukuran kolam 7 m x 7 m dengan ketinggian air pertama 20 cm2, dengan tujuan menghasilkan makanan dan plankton-plankton di dalam air kolam tersebut (kalau bisa diberi potongan-potongan pelepah dan daun pepaya). Biarkan selama 1 minggu.• Pada sore harinya bibit lele baru ditebarkan kekolam/bak yang telah dipersiapkan.• Setiap pagi saat terik matahari belum panas. lele lele tersebut diberikan SUPRA Alam Lestari dengan dosis 10 cc sampai dengan umur lele 20 hari.• Umur 20 hari sampai dengan saat panen diberikan SUPRA Alam Lestari dengan dosis 10 cc ditambah dengan makanan ikan (pellet ikan) yang telah disemprotkan denganSUPRA Alam Lestari dosis 10 cc/ 5 liter air.• Untuk masa panen lebih baik dipercepat, karena biasanya ikan lele akan lebih besar dari waktu panen biasanya, karena ternyata dengan SUPRA Alam Lestari pertumbuhan ikan relatif lebih cepat.• Waktu panen saya kurangi menjadi 2 bulan 5 hari, mengapa? karena para pembeli ikan lele khususnya di Yogyakarta banyak dikonsumsi untuk waruna warung lesehan, jika ikan lele terlalu besar/timbangan perekornya berat mereka akan rugi, padahal yang dihitung adalah jumlah per ekor ikan lelenya.• Dengan SUPRA Alam Lestari beternak ikan terasa lebih mudah dan sederhana, ikan sehat, pertumbuhan cepat dan ikan lele prosentasi kematiannya rendah dan hampir tidak ada.• Catatan bagi para peternak ikan lele, kalau bisa harus hati-hati menebarkan bibit lele pada saat musim kemarau, utamanya antara bulan Juni Agustus karena faktor cuaca/kondisinya panas dan kurang mendukung sehingga hal ini akan mempengaruhi ikan, kalau tidak waspada ikan-ikan lele banyak yang kepayahan dan mati.
Teknis Budidaya Ikan Lele Dumbo / Patin
BIBIT
Ukuran Bibit
Dipilih bibit yang seragam berukuran minimum 5 gram/ekor
Seleksi Bibit
Berasal dari keturunan yang berkualitas tinggi, strain yang baik, aktif bergerak, tidak cacat, serta hasil seleksi.
Padat Penebaran
75 - 100 ekor/m3
Penebaran Bibit
Ditebarkan pada air yang sudah subur plankton, pada sore atau pagi hari, diperlukan penyesuaian lebih dulu terhadap lingkungan baru
PAKAN
Umur Pemeliharaan (hari)
1-7
>7-15
>15-30
>30-45
>45-60
>60-75
>75-90
Berat Standard
5-10 gr
10-20 gr
20-50 gr
50-100 gr
100-200 gr
200-300 gr
> 300 gr
Jenis Pakan (kode) CP
781-2
781-2
781-3
781-3
781-3
782
782
Jumlah Pakan (%BB)
ad libitum
10-8% BB
10-8%BB
8-6% BB
6-4% BB
4-3% BB
4-3% BB
Standard Konversi Pakan
---
0,52
0,62
0,81
0,92
1,02
1,12
Waktu pemberian pakan 3-4 x/hari, diberikan pagi - siang - sore - Malam disebar merata.
TATA LAKSANA
Lokasi Kolam
Bebas dari pencemaran air / polusi, bebas banjir
Konstruksi Kolam
Konstruksi kolam sebaiknya persegi panjang, bisa terbuat dari beton atau tanah, ± kedalaman 125 cm, diisi air 100 cm
Penyiapan kolam
- Dasar kolam berlumpur ± 10 cm sebaiknya dibalik / dicangkul- Pengeringan dilakukan 3-4 hari (tergantung cuaca), kemudian dikapur 100-150 gr/m2 dan dipupuk ± 200gr/m2
Kedalaman Air (cm)
Kolam diairi sampai kedalaman 30-40 cm (tumbuh plankton), saat tebar 40-50cm, minggu pertama 40-50 cm dinaikkan tiap 2 mingu sampai 100 cm.
Sumber Air
Terjaga Mutu air dan kontinue.
Penggantian Air
Pergantian air dilakukan secara hati hati dan tidak lebih dari 10%/hari
Pemeriksaan Kwalitas Air
Pemeriksaan secara teratur
Fisika :
Temperatur dari 28-3ยบ C, Ph 6,5-7,5 Oksigen minimum 3 ppm.
Grafik pertumbuhan ikan Lele Dumbo
Kolam harus cukup penyinaran yang berguna untuk memperbaiki kualitas air
Pemberian pakan dapat dikurangi pada kondisi cuaca panas
Keberhasilan budi daya ikan lele dumbo sangat tergantung dari kondisi bibit, pakan dan daya dukung kolam / lingkungan
Produktivitas kolam akan semakin meningkat, apabila diimbangi dengan manajemen yang baik dan benar.
.
Teknis Budidaya Ikan Bandeng
Bibit
Ukuran Bibit
Dipilih ukuran bibit yang seragam
Seleksi Bibit
Dipilih bibit yang baik, aktif bergerak, transparan, tidak cacat.
Padat Penebaran
Pola fattening (penggemukan) maks 1 ekor/m2
Teknis Penebaran
Bibit disesuaikan dulu (adaptasi) dengan kondisi air tambak, terutama sanitasinya. Sebaiknya ditebar sore/pagi hari.
Budidaya Ikan Bandeng dapat dikembangkan dengan berbagai cara. Pola saat ini berjalan adalah :
1. Gelondongan = 3-5 cm
2. Balian (Umpan Tuna) :
hidup = 14 - 15 cm
beku = 150 - 220 gr
3.Konsumsi = 250-500 gram
Pakan (Program pakan Fattening / penggemukan )
Berat Badan
Periode (hari)
% Pakan perhari
Kode Pakan
100-130 gr
10
4-3
784
130-165 gr
10
4-3
784
165-210 gr
10
4-3
785
210-270 gr
10
4-3
785
---------------------------------------------------------------------------
Waktu pemberian pakan
Diberikan pagi-sore, cuaca panas/terang
Frekuensi pemberian pakan
Diberikan 2-3 x per hari
Lokasi Tambak
Dekat dengan sumber air tawar, bebas polusi
Konstruksi Tambak
Tinggi tanggul 1 - 1,2 m
Penggantian Air
Sirkulasi air secara rutin sangat membantu meningkatkan kandungan oksigen
Salintas
Dipertahankan antara 5 - 25 ppt selama masa pemeliharaan
Pemupukan
TSP/Urea - pupuk organik cair
Pemeriksaan kualitas air
Fisika :
Temperature 28 - 30°C, Ph 7,5 - 8,5
Oksigen > 3 ppm
Kimia :
NH3 < 0,02 ppm, H2S < 0,005 ppm
----------------------------------------------------------------------------
Beberapa hal penting untuk menunjang keberhasilan budidaya ikan
Kualitas Bibit
Berasal dari keturunan induk yang berkualitas tinggi, strain yang baik.
Seragam dalam ukuran
Tidak cacat, luka atau terinfeksi penyakit
Kualitas dan kuantitas pakan
Kandungan protein sesuai jenis ikannya
Size / ukuran pakan sesuai berat badan ikan
Terjamin kontinyuitas pengadaannya
Efesien dalam proses produksi (pertumbuhan)
Tata laksana / management budaya
Keberhasilan budidaya sangat tergantung dari pelaksanaan program di lapangan, khususnya dalam program pemberian pakan.
Ukuran Bibit
Dipilih bibit yang seragam berukuran minimum 5 gram/ekor
Seleksi Bibit
Berasal dari keturunan yang berkualitas tinggi, strain yang baik, aktif bergerak, tidak cacat, serta hasil seleksi.
Padat Penebaran
75 - 100 ekor/m3
Penebaran Bibit
Ditebarkan pada air yang sudah subur plankton, pada sore atau pagi hari, diperlukan penyesuaian lebih dulu terhadap lingkungan baru
PAKAN
Umur Pemeliharaan (hari)
1-7
>7-15
>15-30
>30-45
>45-60
>60-75
>75-90
Berat Standard
5-10 gr
10-20 gr
20-50 gr
50-100 gr
100-200 gr
200-300 gr
> 300 gr
Jenis Pakan (kode) CP
781-2
781-2
781-3
781-3
781-3
782
782
Jumlah Pakan (%BB)
ad libitum
10-8% BB
10-8%BB
8-6% BB
6-4% BB
4-3% BB
4-3% BB
Standard Konversi Pakan
---
0,52
0,62
0,81
0,92
1,02
1,12
Waktu pemberian pakan 3-4 x/hari, diberikan pagi - siang - sore - Malam disebar merata.
TATA LAKSANA
Lokasi Kolam
Bebas dari pencemaran air / polusi, bebas banjir
Konstruksi Kolam
Konstruksi kolam sebaiknya persegi panjang, bisa terbuat dari beton atau tanah, ± kedalaman 125 cm, diisi air 100 cm
Penyiapan kolam
- Dasar kolam berlumpur ± 10 cm sebaiknya dibalik / dicangkul- Pengeringan dilakukan 3-4 hari (tergantung cuaca), kemudian dikapur 100-150 gr/m2 dan dipupuk ± 200gr/m2
Kedalaman Air (cm)
Kolam diairi sampai kedalaman 30-40 cm (tumbuh plankton), saat tebar 40-50cm, minggu pertama 40-50 cm dinaikkan tiap 2 mingu sampai 100 cm.
Sumber Air
Terjaga Mutu air dan kontinue.
Penggantian Air
Pergantian air dilakukan secara hati hati dan tidak lebih dari 10%/hari
Pemeriksaan Kwalitas Air
Pemeriksaan secara teratur
Fisika :
Temperatur dari 28-3ยบ C, Ph 6,5-7,5 Oksigen minimum 3 ppm.
Grafik pertumbuhan ikan Lele Dumbo
Kolam harus cukup penyinaran yang berguna untuk memperbaiki kualitas air
Pemberian pakan dapat dikurangi pada kondisi cuaca panas
Keberhasilan budi daya ikan lele dumbo sangat tergantung dari kondisi bibit, pakan dan daya dukung kolam / lingkungan
Produktivitas kolam akan semakin meningkat, apabila diimbangi dengan manajemen yang baik dan benar.
.
Teknis Budidaya Ikan Bandeng
Bibit
Ukuran Bibit
Dipilih ukuran bibit yang seragam
Seleksi Bibit
Dipilih bibit yang baik, aktif bergerak, transparan, tidak cacat.
Padat Penebaran
Pola fattening (penggemukan) maks 1 ekor/m2
Teknis Penebaran
Bibit disesuaikan dulu (adaptasi) dengan kondisi air tambak, terutama sanitasinya. Sebaiknya ditebar sore/pagi hari.
Budidaya Ikan Bandeng dapat dikembangkan dengan berbagai cara. Pola saat ini berjalan adalah :
1. Gelondongan = 3-5 cm
2. Balian (Umpan Tuna) :
hidup = 14 - 15 cm
beku = 150 - 220 gr
3.Konsumsi = 250-500 gram
Pakan (Program pakan Fattening / penggemukan )
Berat Badan
Periode (hari)
% Pakan perhari
Kode Pakan
100-130 gr
10
4-3
784
130-165 gr
10
4-3
784
165-210 gr
10
4-3
785
210-270 gr
10
4-3
785
---------------------------------------------------------------------------
Waktu pemberian pakan
Diberikan pagi-sore, cuaca panas/terang
Frekuensi pemberian pakan
Diberikan 2-3 x per hari
Lokasi Tambak
Dekat dengan sumber air tawar, bebas polusi
Konstruksi Tambak
Tinggi tanggul 1 - 1,2 m
Penggantian Air
Sirkulasi air secara rutin sangat membantu meningkatkan kandungan oksigen
Salintas
Dipertahankan antara 5 - 25 ppt selama masa pemeliharaan
Pemupukan
TSP/Urea - pupuk organik cair
Pemeriksaan kualitas air
Fisika :
Temperature 28 - 30°C, Ph 7,5 - 8,5
Oksigen > 3 ppm
Kimia :
NH3 < 0,02 ppm, H2S < 0,005 ppm
----------------------------------------------------------------------------
Beberapa hal penting untuk menunjang keberhasilan budidaya ikan
Kualitas Bibit
Berasal dari keturunan induk yang berkualitas tinggi, strain yang baik.
Seragam dalam ukuran
Tidak cacat, luka atau terinfeksi penyakit
Kualitas dan kuantitas pakan
Kandungan protein sesuai jenis ikannya
Size / ukuran pakan sesuai berat badan ikan
Terjamin kontinyuitas pengadaannya
Efesien dalam proses produksi (pertumbuhan)
Tata laksana / management budaya
Keberhasilan budidaya sangat tergantung dari pelaksanaan program di lapangan, khususnya dalam program pemberian pakan.
Langganan:
Postingan (Atom)
Blog Archive
-
▼
2008
(16)
-
▼
Oktober
(16)
-
▼
Okt 28
(16)
- BUDIDAYA JANGKRIK
- Word: Cepat Membuat Kartu Nama
- SEJARAH BUDIDAYA TERNAK JANGKRIK ( Gryllus mitratu...
- Play Girl
- Apa itu E-gold?
- Tips Mengubah Tampilan Dekstop FlashDisk
- BUDIDAYA BEBEK TIKTOK
- Tiktok Juga Menjanjikan
- Mengenai Hard Disk
- Hardisk Rusak, Coba ini.....
- Sekedar Berbagi Ilmu - Repair Hardisk yg Bad Sector
- Lumpur pun Diolah Jadi Media Tanam
- Teknis Budidaya Ikan Lele Dumbo / Patin
- UJI COBA LELE DENGAN SUPRA Alam Lestari MENGAGUMKAN
- 10 Investasi Utama
- Water Injection - stage 1
-
▼
Okt 28
(16)
-
▼
Oktober
(16)